deskripsi gambar
WHAT'S NEW?
Loading...
Showing posts with label Renungan dan Motivasi. Show all posts
Showing posts with label Renungan dan Motivasi. Show all posts

Saya gak bisa pak...
Saya takut gagal pak..
Saya gak punya modal pak..
Saya gak punya skill pak..
Saya gak punya waktu pak..
Saya gak pede pak..
Saya gak pinter ngomong pak..
Saya gak boleh sama istri/suami/comingsoon pak..

Saya ...
Saya...
Saya...dan sayaaaaa..... hehe

Hai kamu..iya kamu ..
Yang baca tulisan ini...

Perhatikan apa yg ada dalam benakmu..
Dari segala alasan ini itu dsbnya..

Tanpa kamu sadari..

MAKNA dari keluhan alasan diatas berisi tentang PENGUATAN ATAS KELEMAHAN DIRIMU SENDIRI.. Semua hanya alasan utk gagal, so ..

coba deh scroll baca lagi ke atas... pasti diselimuti kondisi PESIMIS.. bener gak?

SEMAKIN KAMU BERALASAN NEGATIF..
Disitulah kamu makin MEYAKINI dan MENGUATKAN STATEMENTMU bahwa dirimu adalah tergolong orang2 yang KALAH TELAK sebelum berperang..

Coba perhatikan kalau seandainya kata-katanya seperti ini....

SAYA PASTI BISA PAK..
SAYA ORANG SUKSES PAK..
SAYA COBA SEMAKSIMAL SAYA PAK..
SAYA HARUS BISA PAK...KARENA YANG LAIN AJA BISA..
SAMA-SAMA MAKAN NASI PAK...MASA KALAH...hihi
SAYA PASTI PUNYA RUMAH PAK...
SAYA PASTI PUNYA MOBIL PAK..
SAYA PASTI BISA SEKOLAHKAN ANAK KE SEKOLAH TERBAIK PAK..
SAYA PASTI LUNASI HUTANG PAK..

SAYA WAJIB SUKSES PAK KARENA SAYA PUNYA ANAK DAN ISTRI ..
KASIHAN JIKA MEREKA BESOK MASA DEPANYA GAK JELAS !

apa yang anda rasakan ketika baca kondisi status keluhan paling atas dengan barusan ini..

Merasa Pesimis atau OPTIMIS???

Peran alam bawah sadar kita sangat berperan penting dalam suasana pikiran dan MOOD hidup kita sehari-hari..

Ketika kita berkata..
Saya MAU MANDI... maka otak akan memberikan stimulus dan kita akan menuju kamar mandi bukan MAKAN.

Begitulah peran otak (Alam bawah sadar)..

Percaya dan Yakinlah terhadap NIAT diawal...
Kalau NIAT sudah BAIK, kesulitan apapun saat mencoba melangkah diawal akan terbiasa Mudah karena NIAT kita BAIK..

Sudah sering ngomong toh...
Jika NIAT BAIK, ALLAH PASTI BUKA JALAN..

Dulu ....
Aku sangat KAGUM pada manusia yang:
* Cerdas,
* Kaya,
* Berhasil dalam Karir,
* Hidup sukses,
* dan Hebat  Dunianya.
Sekarang ...
Aku memilih untuk mengganti kriteria kekagumanku.
Aku kagum dengan :
* Manusia yang Hebat di mata ALLAH,   
* Sekalipun kadang penampilannya begitu biasa dan sangat bersahaja.

Dulu ...
Aku memilih MARAH ketika merasa 'Harga Diriku' dijatuhkan oleh orang lain yang 'Berlaku Kasar Kepadaku' dan menyakitiku dengan 'Kalimat-Kalimat Sindiran'.
Sekarang ...
Aku memilih untuk
BANYAK BERSABAR & MEMAAFKAN, Karena aku yakin 'Ada Hikmah Lain'.  yang datang dari mereka ketika aku mampu unt 'Memaafkan & Bersabar'.

Dulu ...
Aku memilih MENGEJAR DUNIA dan 'Menumpuknya' sebisaku....
Ternyata aku sadari kebutuhanku hanyalah 'Makan dan Minum' untuk hari ini. 
Sekarang ...
Aku memilih untuk BERSYUKUR & BERSYUKUR dengan apa yang ada dan memikirkan bagaimana aku bisa 'Mengisi Waktuku' hari ini dengan apa yang bisa aku lakukan/perbuat dan bermanfaat 'Untuk Sesamaku'. 

Dulu ...
Aku berpikir bahwa aku bisa MEMBAHAGIAKAN
* Orang tua,
* Saudara,
* dan teman-temanku
jika aku berhasil dengan duniaku... Ternyata yang membuat mereka bahagia 'Bukan Itu', melainkan :
* Ucapan,
* Sikap,
* Tingkah,
* dan Sapaanku kepada mereka. 
Sekarang ...
Aku memilih untuk 'Membuat Mereka Bahagia' dengan apa yang ada padaku karena aku ingin ke-Manfaat-an ku ditengah-tengah mereka...
(Sebaik-baik Manusia adalah yg Bermanfaat buat Manusia lainnya)

Dulu ...
Fokus pikiranku adalah membuat RENCANA-RENCANA DAHSYAT untuk Duniaku...
Ternyata aku menjumpai teman dan saudara-saudaraku begitu cepat menghadap kepada-NYA...
Sekarang ...
yang menjadi 'Fokus Pikiran' dan 'Rencana-Rencana' ku adalah Bagaimana agar Hidupku dapat Berkenan di mata ALLAH dan Sesama jika suatu saat nanti diriku dipanggil oleh-NYA.
Τak ada yang  dapat menjamin bahwa aku dapat menikmati 'Teriknya Matahari Esok Pagi'
Τak ada yang  bisa memberikan jaminan kepadaku bahwa aku masih bisa 'Menghirup udara Besok Hari'. 
Jadi apabila 'Hari Ini dan Esok Hari' aku masih hidup, itu adalah karena kehendak ALLAH semata, bukan kehendak siapa-siapa...

Renungan ini untuk mengintropeksi kita agar segera memperbaiki diri bahwa:
'DULU' aku ini siapa?
Dan 'SEKARANG' aku mau kemana?
Tidak ada kata terlambat....
Sebelum ajal menjemput kita....
Semoga bermanfaat
Saya bingung ketika ada orang yang mengeluhkan rezekinya yang sedikit. bisa jadi memang dia yang membatasinya, atau memang tak serius menjemput rezekinya.
Rizki itu dijemput, bukan dicari. Jika dicari, itu artinya antara ada dan tidak ada. Tapi jika dijemput, artinya sudah pasti ada.
Allah telah menyediakan rezeki bagi kita. Tinggal kita yang menjemput di mana rezeki itu berada. rizki tidak akan pernah tertukar. Setiap orang sudah punya jatah rezekinya masing-masing.
Besarnya rizki akan sebanding dengan kapasitas tauhid, ikhtiar, do'a dan amal kita.
Dan yang sering diuji tauhidnya tentang rizki adalah para pengusaha. Para pengusaha tidak punya gaji, karena yang ada adalah penghasilan.
Mereka harus berdamai dengan ketidakpastian. Tidak tahu apakah untung atau rugi, laku atau tidak laku.
Ujian kedua dari para pengusaha adalah mereka tetap yakin Rizki itu dari Allah atau mereka secara tidak sadar menuhankan ikhtiar dalam bisnisnya. Menganggap semua keberhasilannya adalah hasil kerja kerasnya. Padahal rizki itu dari Allah.
Itu lah ujian tentang rizki bagi para pengusaha.
Bicara tentang bisnis, bisnis itu tidak semudah seperti apa yang kita bayangkan.
Tidak seenak seperti apa yang kita pikir.
Calon pebisnis biasanya mengeluh karena tidak punya modal untuk membuka bisnis.
Sedangkan pebisnis pemula biasanya mengeluhkan sulitnya menjual produknya.
Jika kita berbicara bisnis dengan MODAL MINIM, RESIKO KECIL, dan POTENSI keuntungan BESAR, salah satunya adalah Paytren...
Salam Sukses Berjamaah
Isilah titik-titik di bawah ini dan mohon dijawab dengan jujur dan cepat.
1. Allah menciptakan tertawa dan
(..........??)
2. Allah itu mematikan dan
(............??)
3. Allah itu menciptakan laki-laki dan
(............??)
4. Allah itu memberikan kekayaan dan
(...........??)
Bagaimana jawabanya ?
Gampang kan ?
Sebagian besar jawaban ternyata memang benar, tapi hanya untuk point 1-3 saja.
Sedang untuk jawaban No.4
Ternyata mayoritas salah.
KENAPA ???
Sekarang mari kita bahas.
Mayoritas kita tentu akan dengan mudah menjawab :
1. Tertawa dan (Menangis)
2. Mematikan dan (Menghidupkan)
3. Laki laki dan (Perempuan)
Tapi bagaimana dengan no.4 ?
Apakah benar jawabannya adalah Kemiskinan..?
Nah untuk mengetahui jawabannya, mari kita lihat rangkaian firman Allah dalam Surah An-Najm ayat 43-45, dan 48, sbb:
Jawaban No. 1
:ﻭَﺃَﻧَّﻪ ﻫُﻮَ ﺃَﺿْﺤَﻚَ ﻭَﺃَﺑْﻜَﻰ
"dan Dia-lah yang menjadikan orang tertawa dan menangis"
(QS. An-Najm:43)

Jawaban No. 2
:ﻭَﺃَﻧَّﻪُ ﻫُﻮَ ﺃَﻣَﺎﺕَ ﻭَﺃَﺣْﻴَﺎ
"dan Dia-lah yang mematikan dan menghidupkan"
(QS. An-Najm:44)

Jawaban No. 3
:ﻭَﺃَﻧَّﻪُ ﺧَﻠَﻖَ ﺍﻟﺰَّﻭْﺟَﻴْﻦِ ﺍﻟﺬَّﻛَﺮَ ﻭَﺍﻟْﺄُﻧﺜَﻰ
"dan Dia-lah yang menciptakan berpasang-pasangan laki-laki dan perempuan"
(QS. An-Najm:45)

Jawaban No. 4
:ﻭَﺃَﻧَّﻪُ ﻫُﻮَ ﺃَﻏْﻨَﻰ ﻭَﺃَﻗْﻨَﻰ
"dan Dia-lah yang memberikan kekayaan dan kecukupan"
(QS. An-Najm:48)

Ternyata jawaban yang no 4 kita sudah berburuk sangka kepada Allah SWT. Sesungguhnya Allah hanya memberikan kekayaan dan kecukupan kepada hamba-hambaNya, bukan kemiskinan seperti yang telah kita sangkakan.
استغفرالله العظيم
Ternyata yang menciptakan kemiskinan adalah diri kita sendiri. Kemiskinan itu selalu kita bentuk dalam pola pikir kita
Itulah hakikatnya, mengapa orang-orang yang pandai bersyukur walaupun hidup cuma pas-pasan, tapi ia tetap bisa tersenyum?
Karena ia merasa cukup, bukan merasa miskin seperti kebanyakan orang lainnya.
Semoga kita termasuk dari golongan orang-orang yang selalu merasa cukup dan selalu bersyukur dalam segala hal.
Aamiin aamiin Ya Robbal Aalamiin......